You are here
Home > News > Pendidikan

Memajukan Daerah jadi Fokus Tema Debat Publik

Amelia Idris

KPU Kabupaten Parigi Moutong akan menggelar debat publik putaran kedua bagi para kontestan Pilkada 2018 pada 27 April 2018 di Kecamatan Bolno Lambunu. Debat publik kali ini akan fokus membahas program-program para kandidat dalam memajukan daerah dan penyesuaian pembangunan kabupaten, provinsi dan nasional yang telah dimusyawarakan oleh tim pakar beberapa waktu lalu. Ketua KPU Parigi Moutong Amelia Idris mengemukakan di Parigi, Senin, bahwa pemilihan tema itu sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan KPU RI Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. "Pemilihan tema sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang ada di dalam peraturan KPU," beber Amelia. Ia menguraikan bahwa pelaksanaan debat publik pada Pilkada Parigi Moutong itu dilaksanakan selama tiga kali. Debat publik putaran pertama telah berlangsung pada 27 Maret 2018 di lapangan sepak bola Desa Sausu, Kecamatan Sausu, yang diikuti tiga pasangan calon dengan tema pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Sementara debat publik putaran kedua nanti akan berlangsung di Kecamatan Bolano Lambunu, di wilayah utara kabupaten itu sebagai upaya menggali program yang dituangkan dalam visi dan misi masing-masing pasangan calon. Penyusunan tema debat publik ini telah digodok oleh tim pakar beranggotakan enam orang yang telah ditentukan oleh KPU. Pada debat publik putaran pertama dipimpin langsung Hilal Maralangan, seorang akademisi IAIN Palu sebagai moderator yang juga anggota tim pakar. "Insya Allah pelaksanaan debat publik nanti kita laksanakan siang hari mulai pukul 14.00 Wita sampai selesai, beda dengan pelaksanan debat sebelumnya kita laksanakn pada malam hari," ujarnya. Meski begitu, Amelia belum bisa membeberkan secara gamblang siapa yang akan memimpin debat publik putaran kedua nanti. "Yang menentukan itu adalah tim pakar, jadi kita lihat saja nanti siapa yang akan menjadi moderator karena yang mengatur teknisnya adalah tim pakar, mereka yang menyepakati siapa ditempatkan memandu jalannya debat," tutur Amelia. Sumber Naskah & Foto: Antaranews Sulteng

Top