You are here
Home > 2018 > December

Mengintip Air Terjun Saluopa

Air terjun Saluopa di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah dapat dikatakan tempat wisata yang paling dikenal oleh wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal dengan keindahan alamnya. Air terjun Saluopa bersumber dari mata air yang mengalir dari puncak gunung dengan ketinggian 25 meter. Air terjun ini melewati batuan gunung sebanyak 12 tingkatan yang mengalir deras mengalir hingga ke tingkat paling bawah yang berakhir di sungai kecil Desa Leboni. Air terjun Saluopa terletak di Desa Leboni, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso atau sekitar 14 kilometer dari Kota Tentena. Air terjun ini juga memiliki tempat permandian yang berada di tingkat 11. Pemkab Poso menugaskan Wiliam Tabasi dan Budi Rutana untuk menjaga kebersihan di Air Terjun Saluopa ini. Menurut catatan petugas jaga, jumlah pengunjung saat hari libur mencapai 200 orang lebih. Namun pengunjung terbanyak saat perayaan Tahun Baru yang mencapai 400 pengunjung. Bertambahnya pengunjung sudah tentu menambah pemasukan bagi Pemkab Poso yang menetapkan tiket masuk Rp 1.000 per orang. "Kalau hari biasa kurang pengunjung, namun kalau hari libur seperti Minggu mencapai 200 orang. Paling banyak itu saat libur Tahun Baru mencapai 400 orang,” kata Wiliam. Menurut beberapa pengunjung, air terjun Saluopa merupakan air terjun yang terbaik di Indonesia. Namun sayangnya, air yang dahulu mengalir deras menutupi bebatuan di setiap tingkatan tersebut, kini debit airnya mulai berkurang. Hal tersebut diakui oleh salah seorang pengunjung asal Kota Bogor, Jawa Barat yang telah beberapa kali mengunjungi Saluopa. Dia menyayangkan air terjun tersebut telah mengalami perubahan debit air yang mulai mengurang. "Saya telah mengunjungi semua air terjun di Indonesia. Menurut saya yang bagus hanya Saluopa. Namun sayangnya debit air sudah mulai berkurang. Kalau dulu saya ke Saluopa, airnya itu deras hingga tertumpah sampai di anak tangga yang menuju ke tingkat 12, tapi sekarang sudah tidak lagi," paparnya. Pengakuan tersebut juga diutarakan wisman asal Prancis, Rathrie dan Kisin. Mereka mengakui keindahan Saluopa merupakan air terjun yang

Aku Harus Sembuh, Aku Masih Mau Jadi Wartawan

Menjadi seorang wartawati, merupakan hasrat terbesar dalam hidupku hingga saat ini. Kadang, aku juga tak tahu mengapa aku begitu mencintai pekerjaan ini. Kalau dilihat dari silsilah keluarga, belum ada yang menjadi wartawan. Beragam stigma dari mulai gaji yang tak banyak sampai resiko pekerjaan yang tak mengenal waktu, sering terdengar. Rata-rata, mereka semua menjadi guru atau pegawai kantoran. Sedangkan aku? Aku tak bisa berlama-lama ada di satu tempat. Semakin hari semakin kusadari, menjadi wartawati adalah pilihan hidupku. Tak semata pekerjaan, menjadi seorang wartawati adalah mediaku berlatih agar tak melulu takut dan ragu untuk bertemu dan berbicara di hadapan khalayak ramai. Jalanku menjadi seorang wartawan, bukanlah suatu hal yang mudah. Setelah lulus dari D3 jurusan Sekretaris pada tahun 2009 lalu, aku sempat melamar beberapa pekerjaan ke sana ke sini hingga akhirnya di Desember 2009, aku diterima menjadi telemarketing. Sedihnya, dua bulan bekerja, malah tak mendapatkan gaji dengan alasan masih masa percobaan. Jerih payahku sungguh tak ada hasilnya. Kalau boleh jujur, aku sempat down. Februari 2010, aku keluar dari kantor itu. Beberapa bulan saat masih dalam rangka mencari pekerjaan, aku mengalami kecelakaan yang menyebabkan syarafku mengalami masalah. Beberapa bulan berobat rutin, aku sembuh. Setelah sembuh, aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah. Kali ini aku mengambil jurusan Komunikasi di salah satu universitas swasta. Saat kuliah, aku sempat beberapa kali diterima bekerja sebagai marketing dan telemarketing. Setelah berbulan-bulan gonta ganti pekerjaan yang bergaji rendah, aku memutuskan untuk berhenti kerja. Aku merasa tak memiliki kompetensi apa-apa di bidang marketing. Akhirnya, aku berniat serius kuliah sekaligus menjadi blogger di blog keroyokan. Tujuanku hanya satu, yaitu berlatih menulis karena aku memang lebih suka menyampaikan maksudku lewat tulisan. Berbekal keterampilan menulis itu ditambah kesukaanku membaca. Selesai kuliah, aku melamar pekerjaan sebagai wartawan di salah satu surat kabar lokal di daerahku. Syukur kepada Tuhan, aku diterima setelah dilakukan seleksi. Awal mula menjadi wartawan, tidaklah mudah. Aku

Rahasia Harumi Sudrajat Turunkan Berat Badan

Harumi Sudrajat merupakan salah satu nama beauty influencer Indonesia yang dikenal sering membagikan berbagai tips kecantikan yang bermanfaat melalui media sosialnya. Bermula dari akun Twitter-nya @MyTipsCantik pada tahun 2010, wanita kelahiran 15 Desember 1990 ini kini berhasil memiliki situs dan akun YouTube dengan lebih dari 23 ribu subscribers yang kontennya secara konsisten memberikan banyak tips kecantikan. Pada salah satu video YouTubenya, sosok di balik situs mytipscantik.com ini rupanya mengaku telah berjuang memberantas jerawat selama kurang lebih 10 tahun. Diakui olehnya, mengatasi jerawat memang bukan perkara mudah, bahkan membutuhkan proses yang panjang pula. Menurut Harumi, jerawat tak dapat dihilangkan secara instan. Selain harus tekun menggunakan produk skin care yang tepat, kamu juga perlu merawat kulit wajah dari dalam. Nah, jika kini kamu sedang berjuang dalam mengatasi jerawat, coba deh praktikkan kunci sukses Harumi Sudrajat yang telah diterapkannya selama 10 tahun terakhir ini! 1. Menjaga Pola Makan Tips pertama dari Harumi untuk memberantas jerawat adalah dengan mengatur pola makan. Tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat menjadi salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat pada kulit. Contohnya saja, makan makanan yang mengandung banyak gula. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula ternyata dapat menyebabkan hormon estrogen di dalam tubuh jadi tidak seimbang, lho! Efeknya, kelenjar sebum pun akan memproduksi minyak secara berlebih, sehingga dapat menimbulkan jerawat. Sadar akan kurang baiknya hal tersebut, Harumi pun mulai belajar menghentikan kebiasaan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula setidaknya selama dua bulan dan menggantinya dengan asupan karbohidrat yang lebih sehat. Sebagai contohnya, ia mengganti nasi putih, mi instan, pasta, roti, dan cake dengan nasi merah atau jamur shiratake. Menurutnya, menjaga pola makan serta mengonsumsi makanan sehat tak hanya efektif dalam membantu memberantas jerawat, tapi juga membuatnya bisa mendapatkan berat badan ideal. Sekali mendayung, dua pulau terlampaui! 2. Jangan Lupa Detoksifikasi Tubuh Selain menjaga dan mengatur pola makan dengan mengonsumsi

Cara Hapus Bekas Jerawat

copyright shutterstock.com

Jerawat menjadi salah satu masalah kecantikan dan kesehatan yang tak hanya mengganggu tetapi juga bikin kamu merasa sangat tidak nyaman. Jerawat yang membandel akan menurunkan rasa percaya diri dan minder. Mengenai jerawat, ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Hal tersebut mulai dari penggunaan kosmetik yang tidak sesuai dengan jenis kulit, karena pola hidup dan makan yang tidak sehat, karena menumpuknya kotoran di kulit, hingga stres berat. Untuk menghilangkan masalah jerawat, sebenarnya ini bisa dilakukan dengan berbagai hal mudah dan murah. Menghilangkan masalah jerawat juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar kita. Salah satu bahan alami untuk mengatasi masalah jerawat termasuk jerawat batu adalah baking soda. Bagaimana caranya? Siapkan baking soda sebanyak 2 sdm dan 1 sdm air putih. Campur kedua bahan hingga membentuk pasta. Oleskan campuran baking soda dan air ini ke wajah atau kulit yang berjerawat batu. Gosok-gosok dengan jari tangan kemudian diamkan selama 15 menit. Bilas kulit dengan air bersih. Dengan melakukan perawatan ini secara rutin setiap hari, jerawat batu akan hilang dari kulit. Tak hanya hilang, jerawat ini juga akan enggan muncul kembali. Kulit pun bisa lebih bersih, cerah dan lembut alami. Agar kecantikan kulit semakin maksimal, selepas melakukan perawatan ini pastikan untuk menggunakan pelembab alami yakni minyak zaitun atau minyak kelapa. sumber: Vemale.com

Promosi Gratis demi Sulawesi Tengah Bangkit

-Salam Inspirasi- Sebagai wujud partisipasi terhadap warga Provinsi Sulawesi Tengah atas peristiwa bencana alam 28 September lalu, inside online terinspirasi membantu melalui program PROMOSI GRATIS. Melalui website inside online ini kami menyediakan space IKLAN atau PEMBERITAHUAN secara GRATIS, khusus untuk yang berdomisili di Sulawesi Tengah. Pemberian space IKLAN GRATIS ini bertujuan membantu masyarakat Sulawesi Tengah melalui pengembangan usaha (Bidang Promosi/Marketing). Tersiarnya usaha, produk dan sebagainya adalah bagian dari niat Kami dalam masa pemulihan pasca bencana. GRATIS: 1. Promosi Usaha 2. Pemberitahuan (Swasta/Individu) 3. Belasungkawa 4. Lowongan Kerja Kirim Materi Iklan/Pemberitahuan Anda melalui Email: roemahkreasi.sulteng@gmail.com. atau Klik Contact Us website kami. Sertakan nomor/kontak Anda yang bisa dihubungi. Selain menyediakan space IKLAN GRATIS, inside online juga memberi ruang kepada pemilik usaha untuk mempublikasikan jenis usahanya melalui ulasan pemberitaan. "BERSAMA SALING TOPANG DEMI PULIHNYA EKONOMI SULTENG" #KitaKuat #SultengBangkit

Awas!! Waspada Cuaca Buruk di Parigi Moutong

Warga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah diimbau agar waspada cuaca buruk yang diperkirakan akan melanda daerah tersebut hingga awal tahun 2019. “Masyarakat tetap waspada mengingat cuaca sering berubah,” kata pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo, Mohammad Iqbal di Parigi, Jumat, 28 Desember. Cuaca buruk itu akibat dampak dari musim pancaroba atau peralihan penghujan ke kemarau, sehingga terjadi dinamika cuaca lokal yang memicu aktifnya aliran massa udara basah, dikenal dengan fenomena skala regional Madden Julian Oscilation (MJO) atau fenomena gelombang atmosfer tropis. Iqbal menyarankan agar masyarakat yang bermukim di bantara sungai serta masyarakat yang menjalankan aktivitas melaut, agar memperhatikan kondisi cuaca dan tekanan angin. Menyikapi isu bencana yang beredar yang diprediksi terjadi pada 28 Desember, ia menyampaikan kepada masyarakat agar tidak panik namun meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan edaran Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Palu, yang menyampaikan kepada masyarakat agar tidak percaya pada isu-isu prediksi gempa bumi dan tsunami yang akan terjadi pada 28 Desember 2018. BMKG kata dia, telah menegaskan bahwa gempa bumi dapat terjadi setiap saat, namun hingga kini belum ada alat yang mampu memprediksi kapan gempa akan terjadi dan sampai menentukan waktu bencana. Dia memaparkan, menurut indeks resiko bencana Indonesia yang di keluarkan BNPB, ada sejumlah jenis bencana yang mengancam Parigi Moutong, diantaranya banjir, tanah longsor, gempa bumi, cuaca buruk termasuk tsunami. "Sampai saat ini, kita tidak bisa prediksi kapan bencana akan datang khususnya gempa bumi, tsunami dan likuifaksi,” ujarnya. Sejauh ini, pihaknya masih terus membangun koordinasi bersama BMKG dan instansi lainnya, guna memantau situasi prakiraan cuaca di Sulteng sebagai upaya untuk meminimalisir resiko bencana. Sember: sulteng.antaranews.com

DPO Cabul Kena Jaring ‘Laba-Laba Bitung’

DPO Cabul Kena Jaring 'Laba-Laba Bitung'

Sabtu, 29 Desember Tim Laba-laba Sat Narkoba Polres Bitung mengamankan KA alias Las, 25 tahun, atas dugaan cabul terhadap anak usia 14 tahun. KA merupakan DPO Polsek Randangan Polres Pohuwato Gorontalo yang melarikan diri bersembunyi di Kota Bitung seusai melakukan aksi bejatnya. Informasi dihimpun, penangkapan bermula dari koordinasi Kapolsek Randangan, Ipda Ali Hairudin yang tiba di Kota Bitung bersama dua anggotanya mencari tersangka, Jumat 28 Desember. KA sendiri terlacak berada di Kota Bitung sehingga Ali langsung berkordinasi dengan Kanit Dua Opsnal Tim Laba-laba Sat Narkoba Res Bitung, Bripka Mattineta. Sesuai petunjuk Kasat Narkoba Res Bitung, AKP Frelly Sumampow melakukan back up. Sekitar pukul 14.30 Wita, Kanit Satu Aiptu Lutfi Rumpa dan Kanit Dua Bripka Mattineta bersama anggota Polsek Randangan melakukan pengumpulan keterangan. Hingga pada pukul 15.20 Wita pelaku berhasil dibekuk di Candi Manangis Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian. Setelah semalam nginap di sel tahanan Polres Bitung, Minggu 30 Desember KA digiring ke Gorontalo. “Semua berkat arahan dan petunjuk Kapolres AKBP Stefanus Michael Tamuntuan SIK MH yang mengintruksikan memback up pencarian DPO Polsek Randangan di Bitung,” kata Frelly. "Apalagi KA diketahui bersembunyi di wilayah hukum kami," sambung Frelly. sumber: BeritaManado.com

4 Tren Teknologi di 2019?

Pengunjung booth Samsung merasakan pengalaman memakai Gear VR. (Kompas.com)

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi kian maju. Kegiatan di beberapa bidang pun bertransisi dari tradisional menjadi digital dengan sebuah adaptasi teknologi. Menurut Lenovo, tahun 2019 nanti diperkirakan akan menjadi panggung untuk tren teknologi dan perangkat kecerdasan buatan dengan mengandalkan konektivitas yang serba digital. Berikut 4 prediksi teknologi yang disampaikan oleh pabrikan asal China tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Jumat (28/12/2018). 1. Perangkat serba cerdas Berdasarkan riset yang dilakukan Lenovo, efisiensi waktu dan kenyamanan merupakan hal pertama yang disorot dalam kemajuan teknologi tahun depan. Hal ini bisa tercipta dari model rumah cerdas yang terintegrasi dengan perangkat pintar, seperti speaker dengan kemampuan voice recognition dan voice assistant, untuk mengakses berbagai informasi tanpa harus menyentuh perangkat. Di sisi produktivitas kerja, kemajuan teknologi, menurut Lenovo, juga bisa mengakomodasi budaya pekerja milenial. Oleh karena itu, untuk menyesuaikan budaya karyawan, Lenovo memprediksi 2019 nanti bakal marak ruang kerja interaktif bak co-working space sebagai solusi untuk para generasi Z yang fasih teknologi. Lenovo juga memprediksi akan banyak perangkat yang memanfaatkan teknologi cloud, seperti vending machine, aksesoris komputer, serta maraknya pemberkasan dengan sistem digital atau paperless documentation. 2. IoT, AI, AR, dan VR Menurut Lenovo, perkembangan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), Augmented Reality (AR) dan Virtul Reality (VR) juga diprediksi bakal ramai digunakan untuk kegiatan di berbagai ranah lingkungan, seperti kesehatan, pendidikan, dan ritel. Di lingkungan kesehatan, penggunaan perangkat IoT yang dipadukan dengan AI akan senantiasa mempermudah aktifitas diagnosa rumah sakit. Beberapa diagnosa tersebut seperti pemeriksaan kesehatan secara remote, mendiagnosa tumor, dan mengakses berbagai macam perangkat IoT basis kedokteran yang terhubung dengan jaringan. Di sisi lain, pada bidang pendidikan, AR dan VR dapat dipakai untuk membawa para siswa ke lingkungan buatan, melalui sebuah perangkat seperti kacamata virtual, agar bisa mempelajari alam tanpa harus mengunjunginya. Tak ketinggalan bisnis ritel juga diprediksi akan disambangi teknologi IoT dan AI untuk mempermudah penguna berbelanja melalui otomatisasi

Top